Jakarta, 22 Oktober 2025 — Dana kekayaan negara yang baru dibentuk, Danantara Indonesia (Daya Anagata Nusantara), resmi menunjuk Nadine Zamira Syarief sebagai Senior Vice President (SVP) Sustainability. Langkah ini diumumkan melalui laporan Eco-Business dan menandai komitmen Danantara dalam memperkuat penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) di seluruh portofolio investasinya.
Sebagai SVP Sustainability, Nadine akan memimpin strategi dan kebijakan keberlanjutan di dalam struktur investasi Danantara, termasuk memastikan bahwa setiap keputusan investasi mempertimbangkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.
Danantara Indonesia, yang diluncurkan awal tahun ini, dibentuk untuk mengelola serta menyalurkan investasi strategis bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Fokusnya meliputi sektor energi, sumber daya alam, hingga infrastruktur.
Penunjukan Nadine dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah Indonesia mulai menempatkan keberlanjutan sebagai faktor utama dalam arah investasi negara. Pendekatan ini juga berpotensi menarik lebih banyak minat dari investor global yang mengutamakan standar ESG dalam keputusan pendanaan mereka.
Meski demikian, para pengamat menilai tantangan tetap ada—terutama dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan konsistensi implementasi di lapangan. Mengingat banyak portofolio Danantara berada di sektor berisiko tinggi seperti energi fosil dan pertambangan, upaya memastikan keberlanjutan bukan hal sederhana.
Dengan hadirnya kepemimpinan di bidang keberlanjutan, Danantara diharapkan dapat menjadi contoh bagaimana dana investasi negara dapat menggabungkan pertumbuhan ekonomi dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan.