PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) telah menuntaskan penyaluran dana pemerintah sebesar Rp55 triliun pada pertengahan Oktober 2025. Dana ini difokuskan untuk mendukung pembiayaan sektor produktif, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyatakan bahwa dana pemerintah dialokasikan secara selektif dan terukur untuk sektor-sektor produktif yang menjadi prioritas pemerintah. Penyaluran dilakukan dengan prinsip kehati-hatian agar memberikan dampak maksimal terhadap perekonomian.
Rinciannya:
- Segmen mikro: Rp28,08 triliun (melalui Kredit Usaha Rakyat/KUR)
- Segmen korporasi: Rp11,07 triliun
- Segmen komersial: Rp10,13 triliun
- Segmen konsumer: Rp6,58 triliun
Penyaluran ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan di semua lapisan. BRI menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pembiayaan secara berkelanjutan, dengan UMKM sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi.