source image : https://www.hctechgp.com/news/index1385.html
Pada 23 Oktober 2025, Huiyuan Cowins Technology Group Limited resmi menandatangani kerjasama strategis dengan perusahaan asal Inggris, Environmental Process Systems Limited (EPS). Tujuannya: memperluas pasar penyimpanan energi berbasis teknologi phase-change (PCM) di Tiongkok.
Kerjasama ini dilakukan melalui anak usaha Huiyuan, Guangzhou Mayer Corporation Limited, yang akan membentuk joint venture bersama EPS — dengan porsi kepemilikan 70% untuk Huiyuan dan 30% untuk EPS. Teknologi yang dibawa EPS memungkinkan penyimpanan dan pelepasan energi panas atau dingin pada rentang suhu ekstrem, dari –100 °C hingga +885 °C.
Beberapa sektor yang jadi sasaran penerapan teknologi ini antara lain: sistem pendingin gedung, pemanfaatan panas buangan di data center, rantai pasok dingin (cold chain), pertanian dalam ruangan (greenhouse), hingga sistem penyimpanan energi termal portabel. Produk awal yang dirilis berupa “PCM ice plates” dengan variasi suhu antara –20 °C hingga 25 °C.
Manajemen Huiyuan menilai kolaborasi ini akan mempercepat lokalisasi teknologi penyimpanan energi serta memperkuat posisi perusahaan di bidang energi bersih. EPS membawa pengalaman dan paten teknologi PCM, sedangkan Huiyuan berperan pada sisi manufaktur serta jaringan distribusi di pasar domestik.
Langkah ini juga menandai upaya Huiyuan untuk berdiversifikasi dari bisnis utamanya di sektor baja menuju teknologi energi masa depan, sejalan dengan kebijakan karbon ganda (dual-carbon policy) yang tengah digalakkan pemerintah Tiongkok.
Meski potensinya besar, proyek ini masih berada pada tahap awal. Skala komersialisasi dan profitabilitasnya belum terbukti. Persaingan di industri penyimpanan energi juga ketat, dengan berbagai alternatif seperti baterai litium dan sistem penyimpanan mekanis. Namun, bila kemitraan ini berjalan lancar, Huiyuan memperkirakan kontribusi finansial dari bisnis PCM mulai terasa pada tahun 2026.